Sekilas Tentang Windows 8


Windows 8 , hadir dengan Home Version untuk x86 Intel dan AMD. Fitur yang pasti akan terasa berbeda adalah Join Domain, Enskripsi data dengan BitLocker, dan bisa log in ke PC dari tempat lain (Remotely) sebagai penunjang kepentingan bisnis.

Selain itu, pengguna juga bisa terhubung ke PC di lingkungan kerja dengan OS Windows 8 melalui PC dalam jaringan atau lewat VPN (Virtual Private Network), selain itu pengguna juga bisa mengkombinasikan beberapa Hard Disk menjadi Satu “Wadah”
yang akan memuat beberapa salinan berkas secara bersamaan, serta dapat langsung menjalankan File VHD (Virtual Hard Disk) dan ISO layaknya File Hard Disk pada umumnya tanpa program tambahan, meskipun tentu saja pasti tidak bisa melakukan booting melalui File VHD.


Dan bagi pengguna yang hobi traveling ke Negara-negara dengan bahasa yang berbeda, pasti akan sangat terkesan dengan fitur  Windows 8 dalam mengganti bahasa yang diinginkan, baik pada tampilan OS maupun pada ejaan keyboard, dan semua itu Gratis.

Meskipun ke 3 versi ini sama-sama mengusung aplikasi Metro Style, yang akan langsung terasa berbeda pada Windows 8 dan Windows RT, adalah tidak dimasukkannya program Media Center seperti Windows 7. Beralasan bahwa program ini merupakan paket media yang ekonomis dan praktis, program ini hanya tersedia di Windows 8 Pro yang diperuntukkan bagi kalangan bisnis, dan sekali lagi hanya tersedia untuk x86 Intel dan AMD.

Menariknya, survey menunjukkan bahwa Media Center pada versi sebelumnya (Windows 7), hanya dibuka oleh sekitar 6% dari jumlah pengguna Windows 7 yang ada, dan hanya 1 dari 4 orang pengguna yang bertahan menggunakannya lebih dari 10 menit.

Kesimpulan yang didapat sementara adalah, apabila pengguna memutuskan untuk menggunakan Windows 8, pengguna tidak hanya wajib meningkatkan spesifikasi dan kompatibilitas Hardware yang digunakan, namun juga sekaligus harus siap mengorbankan beberapa fitur yang identik pada Windows versi sebelumya.
Post a Comment